IkadiDIY.com

KAJIAN IKADI BANTUL: KIAT MENJAGA STABILITAS HATI

KAJIAN IKADI BANTUL: KIAT MENJAGA STABILITAS HATI

 

Ikadi Bantul – Hati manusia memiliki peran yang sangat vital dalam proses kesalehan seseorang. Upaya untuk membersihkan hati atau tazkiyatun-nafs harus dilakukan secara terus-menerus dan berkesinambungan agar amalan menjadi sempurna dan diterima. Ketika muncul gejala malas dalam aktifitas ibadah, berarti hati harus segera di-charge agar sehat dan bersemangat. Hal ini disampaikan oleh ustadz H. Agung Santosa, A.Md dalam kajian virtual yang diselenggarakan oleh Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) kabupaten Bantul, Sabtu (30/10/2021) melalui media zoom meeting.

Langkah awal untuk membersihkan hati adalah dengan memperbanyak istighfar. Kesadaran akan kekurangan diri dikembalikan kepada Dzat yang membolak-balikkan hati, Allah Ta’ala. Istighfar dan taubat akan mengundang rahmat dari Allah berupa kenikmatan yang berlimpah, termasuk kenikmatan dalam beribadah. Langkah berikutnya adalah dengan mengusahakan selalu bergaul dengan orang baik atau “mujalasah ma’as-shalihin”, agar senantiasa mendapatkan aura positif dan tertular virus kebaikan. Dan Langkah terakhir adalah memohon kepada Allah Swt agar agar dikaruniai hati yang ikhlas, mampu beramal tulus, memurnikan niat hanya untuk Allah, lillah, atau  “ikhlashun-niyyah”.

Ketua Ikatan Dai Indonesia kabupaten Bantul, Muhammad Hanafi, S.Ag, MSI menyampaikan bahwa tema ini dipilih sebagai ikhtiar agar para dai mampu menjaga hati, tidak mudah sakit hati, tetap bersemangat dalam berdakwah mencerahkan umat. “Ketulusan hati seorang dai dalam berbagi ilmu kepada umat memiliki korelasi yang tinggi dengan keberhasilan perubahan perilaku dan ibadah umat”, jelasnya.

Kajian ini dipandu oleh ustadz Lastiono, SE, MM, sedangkan tilawah Al-Qur’an dilantunkan oleh ustadz Isnawan Wibisono dan operator zoom adalah ustadz Indra Gunawan, S.ST . Para peserta terpantau antusias mengikuti rangkaian acara dari awal sampai akhir, banyak pertanyaan yang diajukan oleh peserta untuk mempertajam dan memperjelas materi kajian. (Hanafi)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *